Langsung ke konten utama

Makna Bencana Alam

Makna Bencana Alam

By Fuad Rumi
Dan peliharalah dirimu dari siksaan yang tidak hanya akan menimpa orang-orang yang berbuat zalim di antara kamu. Dan ketahuilah, sesungguhnya Allah amat keras azab-Nya. (QS Al Anfal: 25). Bencana alam yang sering menimpa kita ada dua macam: bencana yang murni bersifat alami dan bencana yang dikarenakan perbuatan manusia. Gunung api meletus, gempa tektonik, badai dan gelombang, adalah contoh bencana alam yang murni bersifat alami. Sedangkan tanah longsor pada gunung yang hutannya digunduli manusia, kebakaran hutan karena manusia mencari cara gampang membuka lahan perkebunan, adalah contoh bencana yang dikarenakan perbuatan manusia.

Jenis bencana yang pertama seharusnya menyadarkan manusia akan Kemahabesaran Allah. Ketika sebuah gunung meletus yang menyebabkan gempa vulkanik, atau dua lempeng kulit bumi bertumbukan yang menyebabkan gempa tektonik, seharusnya semakin menyadarkan manusia tentang adanya Allah Yang Maha Kuasa. Ada hukum-hukum alam yang telah ditetapkan-Nya sehingga alam bersifat demikian itu. Manusia tidak dapat menciptakan hukum seperti itu. Manusia harus sadar, ada Tuhan tempat mereka bergantung. Karena itu mereka harus tunduk-patuh secara ikhlas terhadap petunjuk dan hukum-Nya.

Di balik bencana alam itu tentu ada hikmahnya bagi manusia. Misalnya, dengan melakukan penyelidikan empiris, sedikit demi sedikit manusia dapat memahami hukum-hukum alam yang ditetapkan Tuhan. Dengan demikian, manusia dapat mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek). Lalu dengan iptek itu, mereka dapat melakukan berbagai upaya untuk memperkecil kemungkinan risiko yang dialaminya akibat bencana alam itu, misalnya dengan melakukan evakuasi setelah memprediksi akan terjadi gempa vulkanik.

Berbeda dengan itu, bencana alam yang disebabkan ulah manusia bisa terjadi, antara lain, karena kesadaran hukum dan moral mereka yang rendah atau oleh keterbatasan pengetahuan manusia itu sendiri. Keterbatasan atau kelemahan pengetahuan manusia dapat mengakibatkan kesalahan dalam mengelola alam yang bisa berujung pada bencana alam. Sementara kelemahan kesadaran hukum dan moral juga bisa mengakibatkan manusia mengelola alam secara salah sehingga menimbulkan bencana. Contohnya, bencana asap dari kebakaran hutan yang kita alami sekarang ini.

Sebagian besar kebakaran hutan tersebut bukan diakibatkan oleh kelemahan pengetahuan, tapi kelemahan kesadaran hukum dan moral. Ada di antara pengusaha hutan yang demi kepentingannya sendiri melanggar aturan pengelolaan hutan (kelemahan kesadaran hukum) dengan cara membakar, dan tidak mau tahu banyak orang lain menderita karenanya (kelemahan kesadaran moral).

Terjemahan surat Al Anfal ayat 29 di atas seharusnya kita jadikan pegangan bersama untuk mawas diri terhadap bencana yang ditimbulkan oleh perbuatan zalim kita sendiri. Sekaligus, atas dasar itu, kita harus menyadari akan tanggung jawab kita melakukan kontrol terhadap perbuatan yang bisa mendatangkan bencana, sebab kerugian yang ditimbulkannya tidak hanya menimpa pelakunya. Orang-orang tak berdosa juga ikut mengalaminya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bertukar Link

, Salah satu cara untuk meningkatkan trafik adalah dengan cara bertukar Link . Bagi pemilik Blog yang ingin bertukar link, silakan! Copy paste link berikut ini: Tukeran Link   di halaman blog Anda. Halaman ini kami buat untuk Anda yang hendak bertukar link dengan blog ini , bagi yang berminat silahkan mengisi kolom komentar dengan ancor text yang diinginkan dan linknya...              contoh                                                                  text : Catatan Sekolah                                            link : http://sekolahdi.blogspot.com/           Berikan juga link di blog Anda, tempat Anda menaruh link sb...

Latihan soal IPS kelas 9 - (kerja sama ekonomi internasional...) dari bank soal untuk menghadapi ujian sekolah

1. Suatu negara dikatakan melakukan kerja sama ekonomi internasional jika ... . a. suatu negara menguasai perekonomian negara lain b. suatu negara menguasai perekonomian negara lain c. suatu negara melakukan hubungan dengan negara lain d. suatu negara mau menerima perbedaan-perbedaan di bidang ekonomi negara lain 2. Untuk membantu meringankan penderitaan negara-negara yang ditimpa bahaya kelaparan akibat perang dan bencana alam merupakan tugas dari ... a. IMF                                    c. FAO b. WTO                                  d. IBRD 3. Organisasi OPEC didirikan atas dasar ... . a. perbedaan ilmu pengetahuan dan teknologi b. pe...

Pipa Besi: Material Serbaguna untuk Konstruksi dan Industri

Bayangkan Anda sedang berdiri di sebuah proyek pembangunan besar. Ada suara mesin, pekerja mondar-mandir, dan tumpukan material di sana-sini. Di sudut, terlihat deretan pipa besi memanjang, diam tanpa suara tapi punya peran yang luar biasa penting. Bentuknya sederhana — tabung silinder dari baja atau besi — tapi kegunaannya sangat luas. Dari saluran air , instalasi gas industri , rangka bangunan , pagar , hingga rangka tenda , semua bisa mengandalkan pipa besi. Itulah kenapa material ini disebut sebagai salah satu “tulang punggung” dunia konstruksi. Apa Itu Pipa Besi? Secara sederhana, pipa besi adalah pipa berbahan besi atau baja yang dibuat dalam bentuk tabung silinder. Dindingnya bisa tipis atau tebal, tergantung spesifikasi. Ada yang polos, ada juga yang dilapisi galvanis untuk melindunginya dari karat. Yang menarik, pipa besi bisa diproduksi dalam berbagai ukuran diameter — mulai dari kecil untuk instalasi rumah, sampai besar untuk industri. Fleksibilitas inilah yang membu...