Langsung ke konten utama

Pemotongan Busur Plasma untuk Logam

Pemotongan Busur Plasma
Pemotongan dengan gas yang telah dibahas sebelumnya digunakan dan dikembangkan untuk baja karbon rendah misalnya baja lunak. Sebaliknya, pemotongan busur plasma digunakan dan dikembangkan untuk memotong baja tahan karat dan logam non besi seperti aluminium (campuran) yang relatif sukar diproses dengan pemotongan gas antara lain karena masalah-masalah kualitas..

Prinsip pemotongan busur plasma



Mesin potong busur plasma

Tabel  Konstruksi mesin potong busur plasma

Kommponen Sistem Fungsi
Sumber tenaga DC Merubah arus AC menjadi arus DC. Diode silikon umumnya digunakan dalam bentuk kombinasi dengan sistem kontrol pembalik pada peralatan penyearah, meskipun thyristor digunakan dalam bentuk kombinasi dengan sistem kontrol arus ketika arus menjadi besar.
Pengionisasi frekuensi tinggi Menimbulkan plasma. Mampu menimbulkan beberapa ribu volt frekuensi tinggi
Alat penyuplai gas Memberikan gas yang digunakan untuk pemotongan busur plasma. Umumnya menggunakan gas Ar, N2, H2, O2 atau udara.
Alat pendingin Memberikan air pendingin untuk melindungi torch plasma dari panasnya plasma.
Torch plasma Menimbulkan busur plasma diantara material yang akan dipotong.
Alat pengontrol Menimbulkan busur untuk pemotongan busur plasma dan untuk mengontrol gas dan air untuk pendinginan.

Tabel tersebut menunjukkan struktur dasar dari mesin. Pemotongan bisa dilakukan secara manual, tetapi pada umumnya dilakukan pada sebuah mesin otomatis atau mesin yang dikombinasi dengan peralatan Numeric Control (NC), dengan pertimbangan peningkatan kualitas permukaan potong dan efisiensi operasional. Sumber tenaga DC yang mempunyai penurunan atau karakteristik arus yang rendah digunakan sebagai pensuplai tenaga. Tegangan tanpa beban 200 - 400 V disyaratkan untuk merubah gas orifice (mulut lubang) menjadi gas  plasma yang digunakan untuk operasi pemotongan. Tegangan (voltage) dalam kondisi terbeban adalah sekitar 100 - 180 Volt.

 Gas Plasma (Gas orifice )
Untuk memudahkan penyiapan busur plasma dan menaikkan efek peruncingan panas (thermal), gas yang digunakan untuk pengoperasian harus mempunyai kemampuan pendinginan yang tinggi.
Nitrogen, Oksigen atau Udara digunakan salah satu. Jika Argon yang digunakan, hidrogen atau nitrogen salah satu yang digunakan atau keduanya sebagai gas campuran. Gas-gas tersebut dapat digunakan untuk pemotongan logam; namun gas orifice yang digunakan harus dipilih sesuai dengan jenis material dan ketebalan plat.

Gas plasma dan material elektroda
Material yang digunakan untuk elektroda adalah tungsten,
hafnium atau sirkon. Hafnium atau sirkon digunakan untuk logam murni,
tetapi tungsten yang digunakan dipadu dengan 2% thorium, lanthanum
atau lithium oksida. Jika oksigen atau udara yang digunakan sebagai
gas orifice, hafnium atau sirkon yang mempunyai titik leleh tinggilah yang
digunakan, tetapi jika gas tidak mengandung oksigen, tungsten harus
digunakan untuk elektrode. Elektrode logam hafnium mempunyai umur
pakai yang panjang dibandingkan dengan logam sirkon.

Metode pemasokan gas orifice - Busur Plasma



Kualitas pemotongan busur plasma

Selengkapnya tentang Kemajuan Teknologi Pengelasan dan tentang Pemotongan Busur Plasma untuk Logam klik disini

Selengkapnya tentang Teknik PEMOTONGAN pada Logam

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bertukar Link

, Salah satu cara untuk meningkatkan trafik adalah dengan cara bertukar Link . Bagi pemilik Blog yang ingin bertukar link, silakan! Copy paste link berikut ini: Tukeran Link   di halaman blog Anda. Halaman ini kami buat untuk Anda yang hendak bertukar link dengan blog ini , bagi yang berminat silahkan mengisi kolom komentar dengan ancor text yang diinginkan dan linknya...              contoh                                                                  text : Catatan Sekolah                                            link : http://sekolahdi.blogspot.com/           Berikan juga link di blog Anda, tempat Anda menaruh link sb...

Latihan soal IPS kelas 9 - (kerja sama ekonomi internasional...) dari bank soal untuk menghadapi ujian sekolah

1. Suatu negara dikatakan melakukan kerja sama ekonomi internasional jika ... . a. suatu negara menguasai perekonomian negara lain b. suatu negara menguasai perekonomian negara lain c. suatu negara melakukan hubungan dengan negara lain d. suatu negara mau menerima perbedaan-perbedaan di bidang ekonomi negara lain 2. Untuk membantu meringankan penderitaan negara-negara yang ditimpa bahaya kelaparan akibat perang dan bencana alam merupakan tugas dari ... a. IMF                                    c. FAO b. WTO                                  d. IBRD 3. Organisasi OPEC didirikan atas dasar ... . a. perbedaan ilmu pengetahuan dan teknologi b. pe...

Pipa Besi: Material Serbaguna untuk Konstruksi dan Industri

Bayangkan Anda sedang berdiri di sebuah proyek pembangunan besar. Ada suara mesin, pekerja mondar-mandir, dan tumpukan material di sana-sini. Di sudut, terlihat deretan pipa besi memanjang, diam tanpa suara tapi punya peran yang luar biasa penting. Bentuknya sederhana — tabung silinder dari baja atau besi — tapi kegunaannya sangat luas. Dari saluran air , instalasi gas industri , rangka bangunan , pagar , hingga rangka tenda , semua bisa mengandalkan pipa besi. Itulah kenapa material ini disebut sebagai salah satu “tulang punggung” dunia konstruksi. Apa Itu Pipa Besi? Secara sederhana, pipa besi adalah pipa berbahan besi atau baja yang dibuat dalam bentuk tabung silinder. Dindingnya bisa tipis atau tebal, tergantung spesifikasi. Ada yang polos, ada juga yang dilapisi galvanis untuk melindunginya dari karat. Yang menarik, pipa besi bisa diproduksi dalam berbagai ukuran diameter — mulai dari kecil untuk instalasi rumah, sampai besar untuk industri. Fleksibilitas inilah yang membu...