Langsung ke konten utama

Postingan

Air dan Api (Contoh Cerpen)

Air dan Api (Contoh Cerpen) Apabila kupandang airmuka ayah, aku merasa senang. Mukanya bersih karena berkali-kali dicuci apabila mengambil air sembahyang . Dahinya mengkilap karena sering sujud pada tikar sembahyang. Bahkan … Aku kadang-kadang terheran-heran mengapa ayah mengambil air sembahyang, meskipun tidak hendak sembahyang. Pernah kutanyakan, tapi ayah hanya tersenyum. Hingga satu kali …. Adikku Ismail menumpahkan tinta sehingga hampir semua bukuku terkena. Bukan main marahku. Seolah-olah hendak kubalikkan saja meja karena amarah. “Ibnu, ambillah air sembahyang ….” Aku memandang ayah tak mengerti. “Masih lama waktu Isa, Pak ….” “Kerjakan saja apa yang kusuruh …. Ismail, ambil lap. Sebelum itu kumpulkan buku-buku yang kena tinta.” Waktu itu aku menurut. Dengan hati yang mengkal aku menimba air dan berwudhu. Air yang dingin itu sejuk menyirami tanganku, mukaku, telingaku. Amarahku seolah-olah tersapu bersih dan dalam...

Pemotongan Busur Plasma untuk Logam

Pemotongan Busur Plasma Pemotongan dengan gas yang telah dibahas sebelumnya digunakan dan dikembangkan untuk baja karbon rendah misalnya baja lunak. Sebaliknya, pemotongan busur plasma digunakan dan dikembangkan untuk memotong baja tahan karat dan logam non besi seperti aluminium (campuran) yang relatif sukar diproses dengan pemotongan gas antara lain karena masalah-masalah kualitas.. Prinsip pemotongan busur plasma Mesin potong busur plasma Tabel   Konstruksi mesin potong busur plasma Kommponen Sistem Fungsi Sumber tenaga DC Merubah arus AC menjadi arus DC. Diode silikon umumnya digunakan dalam bentuk kombinasi dengan sistem kontrol pembalik pada peralatan penyearah, meskipun thyristor digunakan dalam bentuk kombinasi dengan sistem kontrol arus ketika arus menjadi besar. Pengionisasi frekuensi tinggi Menimbulkan plasma. Mampu menimbulkan beberapa ribu volt frekuensi tinggi Alat penyuplai gas Memberikan gas...

DAFTAR GAMBAR bidang TEKNOLOGI LAS KAPAL

DAFTAR GAMBAR BAB I I.1 Hubungan antara kandungan karbon dan sifat mekanis. I.2 Diagram Proses Pembuatan Baja. I.3 Percikan bunga api  I.4 Mistar baja lurus.. I.5 Mistar siku . I.6 Mistar gulung... I.7 Calipers outside . I.8 Calipers inside.. I.9 Jangka sorong I.10 Micrometer dan pengukur standart .. I.11 Penunjuk ukuran dan tonggak penunjuk ukuran.. I.12 Tonggak magnet . I.13 Siku (mistar sudut kanan) .. I.14 Busur baja . I.15 Busur bevel universal.. I.16 Pengukur jarak / celah . I.17 Pengukur sudut ... I.18 Pengukur jari – jari ... I.19 Pengukur lubang .. I.20 Pengukur kerataan tipe segiempat. I.21 Meja penandaan permukaan plat... I.22 Meja penyetelan permukaan plat I.23 Blok paralel .. I.24 Blok V.. I.25 Kotak blok V.. I.26 Pelat siku. I.27 Alat penggores .. I.28 Penyangga mistar . I.29 Jangka biasa . I.30 Jangka ulir.. I.31 Hermaphro-dite calipers.. I.32 Pena penandaan...... I.33 Penitik . I.34 Palu single.. I.35 Pahat datar... I.36 Pahat la...

DAFTAR PUSTAKA bidang TEKNOLOGI LAS KAPAL

DAFTAR PUSTAKA 1. Harsono Wiryosumarto , Prof.Dr. Ir,dan Toshie Okumura,Prof.Dr. Teknologi Pengelasan Logam , Jakarta 2000. 2. Senji Ohyabu dan Yoshikazu Kubokawa, Politeknik Pusat Chiba, Welding Textbook , Lembaga Pelatihan Luar Negeri (OVTA ), Chiba 261-0021 Jepang 1990. 3. Katsuhiko Yasuda, Lembaga Pelatihan Kejuruan, Instruction Manual Welding Techniques ,1-1 Hibino, Chiba 260 Jepang 1985, 4. Takuo Araki, Pusat Pelatihan Kejuruan Lanjut Narita, Workshop Manual Welding, 1-1, Hibino, Chiba 260 Jepang 1985. 5. A.C. Suhardi, Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Industri Bahan dan Barang Teknik, Las Busur Listrik Terendam, Surabaya 1990., 6. Trisno, Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Industri Bahan dan Barang Teknik, Pedoman untuk Inspektur Las, Surabaya 1990. 6. Sentot Rahardjono, M.H. Achmaniar Parathon, M. Husni Sohar, Konstruksi Bangunan Kapal Baja, Jakarta 1998. 7. Anonim, Biro Klasifikasi Indonesia, Peraturan Las (Lambung), Jakarta 1998. 8. R. L. Soehita, Pengguna...

Peralatan Ukur yang Biasa Dipergunakan Bidang Pekerjaan Logam

Beberapa peralatan ukur yang biasa dipergunakan bidang pekerjaan logam adalah sebagai berikut : 1. Mistar 2. Caliper 3. Jangka sorong 4. Micrometer dan Pengukur standart 5. Penunjuk ukuran, tonggak penunjuk ukuran dan tonggak magnet 6. Siku (mistar sudut kanan) 7. Busur baja 8. Busur bevel universal 9. Pengukur jarak / celah 10. Pengukur sudut 11. Pengukur jari – jari 12. Pengukur lubang 13. Pengukur kerataan tipe segiempat 14. Meja permukaan 15. Blok paralel 16. Blok V 17. Kotak blok V 18. Pelat siku 19. Alat penggores 20. Penyangga mistar 21. Jangka Selengkapnya tentang Kemajuan Teknologi Pengelasan dan tentang Pengertian Ilmu Logam dan Macam klik disini Selengkapnya tentang PERALATAN UKUR DAN PERKAKAS TANGAN PADA PROSES PEKERJAAN LOGAM klik disini

Besi dan Baja + Kandungan karbon

Besi dan Baja Besi macam – macam besi: (a) Besi kasar putih (b) Besi kasar kelabu Tabel  Karakteristik dari 5 elemen pada besi      Baja pembagian jenis–jenis baja : (a) Baja karbon rendah (b) Baja karbon sedang (c) Baja karbon tinggi (d) Baja campuran unsur– unsur paduan : 1. Nikel 2. Chronium 3. Mangaan 4. Silicon : Penambahan unsur paduan silicon mempengaruhi 5. Tungsten (e) Baja tahan karat Kandungan karbon dan sifat mekanis Tabel  Klasifikasi baja karbon Proses Pembuatan Baja Selengkapnya tentang Kemajuan Teknologi Pengelasan dan tentang Pengertian Ilmu Logam dan Macam klik disini Selengkapnya tentang Pengertian Ilmu Logam dan Macam klik disini . Biji besi Dapur tinggi Gas dapur tinggi Terak Kokas Batu kapur Batu bara Pemanas Pemanas dapur tinggi Tungku kokas Generator gas Besi kasar Udara Besi campuran Konverter Baja skrap Bukaan Kubah Dapur listrik Dapur uji Baja t...

Pengerjaan Praktek Tata Panggung

Pengerjaan Praktek Tata Panggung Tahap terakhir dari kerja tata panggung adalah pengerjaan atau aplikasi desain. Untuk memulai kerja, seorang penata panggung harus mengetahui jenis dan sifat bahan yang akan digunakan. Karena tata panggung hanyalah seni ilusi yang menyajikan perwakilan gambaran kenyataan maka bahan yang digunakanpun tidak seperti bahan untuk membuat bangunan sesungguhnya. Meskipun beberapa bahan bangunan nyata dapat digunakan tetapi pengaplikasiannya berbeda. Bahan tata panggung biasanya terdiri dari; = Bahan dari logam seperti; kawat dan plat aluminium tipis = Bahan dari kayu = Bahan dari busa atau spon = Bahan dari kertas = Berbagai macam lem = Bahan pewarna seperti; cat tembok, cat poster, cat minyak, akrilik dan lain sebagainya. Masing-masing bahan di atas memiliki karakter sendiri-sendiri. Bahan dari kertas sangat fleksibel untuk membuat bentuk apapun tetapi juga sangat rapuh. Bahan dari logam terutama kawat memiliki fungsi yang lumayan banya...