Torak tersentak bangun dari tidur yang tidak diinginkannya. Torak meringkuk dalam lingkaran cahaya api unggun yang hampir padam sambil mengintip ke kegelapan Hutan. Dia tak dapat melihat apa-apa. Tidak dapat mendengar apa-apa. Apakah makhluk itu akan datang lagi? Apakah makhluk itu ada di luar sana, mengawasi dengan mata menyala? Dia merasa hampa, dingin dan kelaparan. Lengannya terluka, dan matanya berat karena lelah, tapi dia benar-benar tidak dapat merasakannya. Semalaman dia menjaga reruntuhan tempat berlindung yang terbuat dari dahan cemara, dan juga menjaga ayahnya yang terluka. Bagaimana ini bisa terjadi? Baru kemarin mereka membangun tempat berlindung di senja musim gugur yang biru. Torak melucu, dan ayahnya tertawa. Tiba-tiba Hutan bergemuruh. Burung gagak memekik. Dan dari kegelapan di bawah pepohonan muncul bayangan yang lebih gelap: ancaman yang berwujud beruang. Tiba-tiba kematian datang mengancam. Desingan cakar. Berbagai bunyi yang membuat telinga berdarah. Dalam sede...
Catatan Pelajaran Sekolah (matematika, bahasa, sosial, fisika, biologi, agama, praktek, biologi, kimia, sejarah --)
