Tahap-tahap perkembangan manusia


No.

Tahap Perkembangan

Ciri-Ciri

1.

Balita

- Mulai mengenal lingkungan.
- Membutuhkan perhatian khusus dari orang tua.
- Senang bermain.
- Bersifat kekanak-kanakan (manja).
- Cenderung keras kepala.
- Suka menolak perintah.
- Membutuhkan zat gizi yang banyak.
- Hormon pertumbuhan dihasilkan secara meningkat.

2.

Kanak-kanak

- Gigi susu mulai tanggal dan gigi permanen mulai tumbuh.
- Pertumbuhan jiwanya relatif stabil.
- Daya ingat kuat, mematuhi segala perintah gurunya.
- Mudah menghafal tetapi juga mudah melupakan.
- Sifat keras kepala mulai berkurang dan lebih dapat menerima pengertian karena kemampuan logikanya mulai berkembang.
3.
Remaja

- Mulai memperhatikan penampilan.
- Mudah cemas dan bingung bila adanya perubahan psikis.
- Tidak mau dibatasi aktivitasnya.
- Mulai memilih teman yang cocok.
- Tidak mau diperlakukan seperti anak kecil.
- Selalu ingin mencoba hal-hal baru.
- Senang meniru idola atau berkhayal.
- Mulai bersikap kritis.
- Mulai ada perubahan bentuk fisik.
- Mulai menghasilkan hormon reproduksi.
- Alat kelamin mulai berkembang.
- Hormon pertumbuhan masih terus dihasilkan.

4.

Dewasa

- Daya pikir cepat.
(18–60 tahun) - Bersikap kritis.
- Sudah memiliki pendirian yang tetap.
- Sudah menetapkan lingkungan yang dianggap cocok.
- Sudah dapat memilih pasangan hidup yang dianggap cocok.
- Organ reproduksi sudah matang dan sempurna.
- Hormon pertumbuhan sudah tidak dihasilkan lagi.

5.  

Manula


- Daya pikir lambat.
- Terkadang mudah tersinggung.
- Pendirian dan pemikirannya sudah tetap.
- Terkadang bersifat kekanak-kanakan.
- Rambut putih.
- Kulit keriput.
- Gigi mulai tanggal dan menjadi ompong.
- Mata mulai rabun.
- Wanita mengalami masa menopause.




Persewaan Alat Pesta  Koleksi Abaya-Busana Muslim  Kerudung Murah okRek.com · DutaPulsa


dari buku sekolah

in a state of darkness by ayuna

in a state of darkness,
there lived a selfish leaders,
he was in power for his own pleasure,
he desires only to vent all world.
he ignored his community,
he let the rampant poverty,
he let it ruin the moral depravity of the nation.
he let corruption become the main business,
he let the war become the main tool to win,
he damaged education for no one dared to fight it.,
he used state money for the benefit of all classes.
he let prostitution as entertainment every weekend for the top brass immorality.

Then there are those who always walk in truth.
they bring the truth.
one by one pulling down the top brass.
up to a dark state back shining with a truth

by ayuna

karena beberapa orang kepengen tau artinya... maka saya artikan puisi saya ini hehehe

di sebuah negara yang kelam
hiduplah seorang petinggi yang egois,
ia berkuasa untuk kesenangan sendiri,
ia melampiaskan semua nafsunya hanya untuk dunianya.
ia mengacuhkan masyarakatnya,
ia biarkan kemiskinan meraja lela,
ia biarkan kebejatan moral merusak anak bangsa.
ia biarkan korupsi menjadi bisnis utama,
ia biarkan perang menjadi alat utama untuk menang,
ia rusak pendidikan agar tak ada yang berani melawannya.,
ia gunakan semua uang negara untuk kepentingan golongan.  
ia biarkan pelacuran sebagai hiburan setiap akhir minggu bagi petinggi bejad.

Lalu ada pihak yang selalu berjalan pada kebenaran sejati.
mereka membawa kebenaran.
satu persatu merobohkan petinggi itu.
hingga negara yang kelam kembali bersinar dengan sebuah kebenaran

Menaksir Hasil Operasi Hitung Dua Bilangan

.Mode Fashion OkRek . . .

Menaksir operasi hitung adalah memperkirakan hasil operasi hitung.
Contoh:
Taksirlah hasil operasi hitung 1.650 + 73.150
Jawab:
1.650 dibulatkan menjadi 2.000
73.150 dibulatkan menjadi 73.000
Jadi, taksiran 1.650 + 72.150 adalah 2.000 + 73.000 = 75.000
Ada tiga macam cara menaksir hasil operasi hitung, yaitu taksiran atas, taksiran bawah, dan taksiran terbaik. Mari kita pelajari bersama-sama.
-
a. Taksiran Atas
Taksiran atas dilakukan dengan membulatkan ke atas bilangan-bilangan dalam operasi hitung.
Contoh:
Tentukan hasil dari operasi hitung 22 × 58.
Jawab:
Karena taksiran atas, maka setiap bilangan dibulatkan ke atas.
22 dibulatkan ke atas menjadi 30
58 dibulatkan ke atas menjadi 60
Jadi, taksiran 22 × 58 adalah 30 × 60 = 1.800
Coba diskusikan dengan kawan terdekatmu, mengapa disebut taksiran atas. Kemukakan jawaban kalian. Bandingkan dengan jawaban kawan-kawan yang lain.
-
b. Taksiran Bawah
Taksiran bawah dilakukan dengan membulatkan ke bawah bilangan-bilangan dalam operasi hitung.
Contoh:
Tentukan hasil taksiran bawah dari operasi hitung 22 × 58
Jawab:
Karena ini taksiran bawah, maka bilangan dibulatkan ke bawah.
22 dibulatkan ke bawah menjadi 20
58 dibulatkan ke bawah menjadi 50
Jadi, taksiran 22 × 58 adalah 20 × 50 = 1.000
Hayo, mengapa disebut taksiran bawah?
-
c. Taksiran Terbaik
Taksiran terbaik dilakukan dengan membulatkan bilangan-bilangan dalam operasi hitung menurut aturan pembulatan.
Contoh:
Tentukan hasil taksiran terbaik dari operasi hitung 22 × 58
Jawab:
22 menurut aturan pembulatan dibulatkan menjadi 20, 58 menurut aturan pembulatan dibulatkan menjadi 60. Jadi, taksiran 22 × 58 adalah 20 × 60 = 1.200
Pembulatan dalam penaksiran operasi hitung dapat dilakukan ke satuan, puluhan, ratusan terdekat (tidak ada ketentuan khusus).
-
1. 46 × 12
2. 97 + 49
3. 98 – 41
4. 76 : 11
5. (28 × 10) : 24
6. 14 × 18 + 555
7. 17.844 : 990 – 15
-
1. 1.542 + 8.250
2. 814 : 21
3. 212 × 101
4. 1281 – 337
5. (28 : 10) × 101
6. 52 – 18 × 55
7. 17.844 : 990 – 10
1. 34 × 28
2. 87 : 31
3. 55 × 46
4. (98 – 32) + 79
5. 1.255 : 95 + 9
6. 92 – 18 × 32
7. 18.955 : 911 – 10
-
Bilangan yang menyatakan nilai uang adalah bilangan bulat.
Mari mempelajari masalah yang berkaitan dengan uang, yaitu menaksir harga kumpulan barang.
Di koperasi sekolah dijual beragam barang kebutuhan sekolah seperti buku, pensil, bolpoin, dan penghapus. Daftar harga barang-barang di koperasi sekolah adalah sebagai berikut.
Buku gambar Rp1.675,00 Pensil Rp950,00
Buku tulis Rp1.450,00 Penghapus Rp675,00
Bolpoin Rp1.275,00 Rautan Rp750,00
Jika Abid ingin membeli 2 buku tulis, 1 bolpoin, dan 1 penghapus, kira-kira berapa banyaknya uang yang harus dimiliki Abid?
-
Dengan prinsip dasar pembulatan ke ratusan terdekat, dapat kalian peroleh pembulatan sebagai berikut.
Rp1.450,00 dibulatkan menjadi Rp1.500,00
Rp1.275,00 dibulatkan menjadi Rp1.300,00
Rp675,00 dibulatkan menjadi Rp700,00
Maka jumlah harganya adalah:
2 buku tulis 2 × Rp1.500,00 = Rp3.000,00
1 bolpoin 1 × Rp1.300,00 = Rp1.300,00
1 penghapus 1 × Rp700,00 = Rp 700,00
+
Jumlah = Rp5.000,00
Jadi, Abid harus memiliki uang kurang lebih Rp5.000,00.
Untuk melakukan penaksiran operasi hitung uang dalam satuan ribuan atau lebih, dapat dilakukan dengan pembulatan sampai ribuan terdekat.
-
      Penggunaan kata kira-kira, kurang lebih, dan perkiraan dapat berarti melakukan penaksiran
Contoh:
Marbun dan ibunya membeli 3 baju, 1 kaos, dan 1 celana. Harga setiap baju, kaos, dan celana berturut-turut adalah Rp39.575,00, Rp15.750,00, dan Rp24.250,00. Berapa kira-kira Marbun dan ibunya harus membayar di kasir?
Jawab:
Taksiran harga dalam ribuan terdekat adalah sebagai berikut.
Harga baju: Rp39.575,00 ditaksir Rp40.000,00
Harga kaos: Rp15.750,00 ditaksir Rp16.000,00
Harga celana: Rp24.250,00 ditaksir Rp24.000,00
-
Marbun dan ibunya membeli 3 baju, 1 celana pendek, dan 1 celana panjang.
Taksiran harga 3 baju: 3 × Rp40.000,00 = Rp120.000,00
Taksiran harga 1 kaos: 1 × Rp16.000,00 = Rp16.000,00
Taksiran harga 1 celana: 1 × Rp24.000,00 = Rp24.000,00
Taksiran harga total adalah:
Rp120.000,00 + Rp16.000,00 + Rp24.000,00 = Rp160.000,00
Jadi, Marbun dan ibunya harus membayar kira-kira Rp160.000,00.
-
A.  Taksirlah jumlah nilai uang  ini dalam ribuan terdekat.
1. Rp1.750,00 + Rp1.250,00 + Rp950,00
2. Rp2.825,00 + Rp3.450,00 + Rp750,00
3. Rp4.275,00 + Rp3.150,00 + Rp1.250,00
4. Rp1.250,00 + Rp2.750,00 + Rp1.725,00
5. Rp5.000,00 + Rp3.650,00 + Rp1.725,00
-
B.  Taksirlah untuk penyelesaian masalah berikut.
1. Ema ikut ibu belanja ke pasar. Mereka membeli kue seharga Rp5.500,00, sayuran seharga Rp3.275,00, dan buah jeruk seharga Rp7.850,00. Berapakah kirakira uang yang dibelanjakan ibu?
2. Menik membeli 3 penjepit rambut yang harga setiap buahnya Rp725,00. Setelah itu, ia membeli 2 helai pita rambut dengan harga Rp1.250,00 setiap helai dan sebuah sisir seharga Rp975,00. Berapakah kurang lebih uang yang dibelikan Menik?
3. Marbun membeli 5 buah jeruk dan 4 buah apel. Jika harga setiap buah jeruk dan apel masing-masing adalah Rp725,00 dan Rp1.250,00, berapakah kirakira Marbun harus membayar?
4. Harga sepasang burung merpati Rp8.425,00 dan harga sepasang burung jalak adalah Rp9.775,00. Abid ingin membeli seekor merpati dan seekor jalak.
Berapa kira-kira harganya?
5. Abid membeli baju seharga Rp20.500,00 dan celana Rp15.250,00. Jika Abid membawa uang Rp50.000,00, berapa kira-kira kembaliannya?
Tulisan ini diambil dari buku sekolah




Grosir Gelang Murah

Grosir Aksesoris Imitasi

Anting Kristal 004


Facebook Comment pasang di blogspot / blogger



Sumber Hukum (Material dan Formal)

1) Undang-undang
Dilihat dari bentuknya, hukum dibedakan menjadi:
Undang-undang merupakan salah satu contoh dari hukum tertulis. Jadi, Undang-undang adalah peraturan negara yang dibentuk oleh alat perlengkapan negara yang berwenang untuk itu dan mengikat masyarakat umum.
Dari definisi undang-undang tersebut, terdapat 2 (dua) macam pengertian:
a. Undang-undang dalam arti materiil, yaitu: setiap peraturan yang dikeluarkan oleh Negara yang isinya langsung mengikat masyarakat umum. Misalnya:
Ketetapan MPR, Peraturan pemerintah Pengganti Undang-Undang (PERPU), Keputusan Presiden (KEPRES), Peraturan Daerah (PERDA), dll
b. Undang-undang dalam arti formal, yaitu: setiap peraturan negara yang karena bentuknya disebut Undang-undang atau dengan kata lain setiap keputusan/peraturan yang dilihat dari cara pembentukannya. Di Indonesia, Undang-undang dalam arti formal dibuat oleh Presiden dengan persetujuan DPR(lihat pasal 5 ayat 1 UUD 45).
Perbedaan dari kedua macam Undang-undang tersebut terletak pada sudut peninjauannya. Undang-undang dalam arti materiil ditinjau dari sudut isinya yang mengikat umum, sedangkan undang-undang dalam arti formal ditinjau segi pembuatan dan bentuknya. Oleh karena itu untuk memudahkan dalam membedakan kedua macam pengertian undang-undang tersebut, maka undang-undang dalam arti materiil biasanya digunakan istilah peraturan, sedangkan undang-undang dalam arti formal disebut dengan undangundang.
.
Kebiasaan (custom) adalah: semua aturan yang walaupun tidak ditetapkan oleh pemerintah, tetapi ditaati oleh rakyat, karena mereka yakin bahwa aturan itu berlaku sebagai hukum. Agar kebiasaan memiliki kekuatan yangberlaku dan sekaligus menjadi sumber hukum, maka harus dipenuhi syarat sebagai berikut:
o Harus ada perbuatan atau tindakan tertentu yang dilakukan berulangkali dalam hal yang sama dan diikuti oleh orang banyak/ umum.
o Harus ada keyakinan hukum dari orang-orang/ golongan-golongan yang berkepentingan. dalam arti harus terdapat keyakinan bahwa aturan-aturan yang ditimbulkan oleh kebiasaan itu mengandung/ memuat hal-hal yang baik dan layak untuk diikuti/ ditaati serta mempunyai kekuatan mengikat.
.
3) Yurispudensi
adalah: keputusan hakim terdahulu yang kemudian diikuti dan dijadikan pedoman oleh hakim-hakim lain dalam memutuskan suatu perkara yang sama.
.
4) Traktat.......

Mempelajari Pecah Pola Rok Sesuai Desain, dan Jenis-jenis Rok

Abaya KiyyoRok merupakan bagian pakaian yang dipakai mulai dari pinggang melewati panggul sampai ke bawah sesuai dengan keinginan. Biasanya rok dipakai sebagai pasangan blus. Desain rok cukup bervariasi baik dilihat dari ukuran panjang rok maupun dari siluet rok.
-
Berdasarkan ukuran panjangnya, rok dapat dibagi atas :
1. Rok micro yaitu rok yang panjangnya sampai batas pangkal paha.
2. Rok mini yaitu rok yang panjangnya sampai pertengahan paha atau 10 cm di atas lutut.
3. Rok kini yaitu rok yang panjangnya sampai batas lutut.
4. Rok midi yaitu rok yang panjangnya sampai pertengahan betis.
5. Rok maxi yaitu rok yang panjangnya sampai mata kaki.
6. Rok floor yaitu rok yang panjangnya sampai menyentuh lantai.
-
Berdasarkan siluet/bentuk rok, desain rok dapat dibedakan atas :..........

Drama adalah karya sastra untuk diperankan oleh aktor

Drama (Yunani Kuno δρᾶμα) adalah satu bentuk karya sastra yang memiliki bagian untuk diperankan oleh aktor. Kosakata ini berasal dari Bahasa Yunani yang berarti "aksi", "perbuatan".
Drama bisa diwujudkan dengan berbagai media: di atas panggung, film, dan atau televisi. Drama juga terkadang dikombinasikan dengan musik dan tarian, sebagaimana sebuah opera (lihat melodrama).

MESIN TIK YANG MATI
[seting]
Sebuah ruangan sempit yang hanya berukuran tidak lebih dari 2×2 meter dengan penerangan lampu pijar bekekuatan 15 watt yang tergantung di tengah-tengah ruangan dan jendela kecil yang tampaknya dipaksakan ada mengingat ruangan sempit ini memerlukan sirkulasi udara dan cahaya, sehingga menampakkan bayangan samar diatas lantai semen yang sudah gempur dibeberapa tempat sehingga terlihat tanah yang berada dibawah lapisan semennya. Di sudut ruangan disebrang sisi jendela terdapat meja kayu yang salah satu kakinya harus diganjal dengan batu bata dan tak lupa pula lengkap dengan bangku reotnya yang tampak sedikit mempermanis suasana diruangan dengan tekstur kayunya yang berwarna coklat tua yang tampak mulai memudar, di atas meja terdapat sebuah mesin tik tua berhiaskan ornamen-ornamen dari karat yang dari penampilannya saja rasanya layak mesin tik itu mendapatkan penghargaan “lifetime achievement typewriter Award”  atas jasanya yang sudah menerbitkan ratusan juta lembar naskah demi naskah. Sekilas pemandangan ini rasanya hanya bisa dijumpai di museum-museum yang menampilkan diorama tentang kehidupan dan suasana jaman perang, tapi ruangan sempit ini memang ada dan bahkan teramat nyata untuk kita sadari.
[Adegan]
Sore hari menghantarkan sinarnya yang berwarna kemerahan saat  seorang lelaki tua yang kira-kira berumur tidak kurang dari 70 tahun tampak memasuki ruangan sempit, terdengar derit saat pintu ruangan tersebut dibuka yang terdengar seolah tak rela siapapun memasuki ruangan sempit tersebut. Sesaat lelaki tua itu tampak diam sejenak memperhatikan keadaan sekitar seolah ingin benar-benar memastikan ruangan ini memang siap untuknya. Setelah yakin dengan sigap ia menarik bangku dan duduk disinggasana kebesarannya seperti halnya raja-raja tempo dulu pada masa kejayaan mereka. Ya di ruangan inilah dia menjadi raja bagi dirinya dan rakyatnya yang terdiri dari perabot seadanya turut tunduk kepada dirinya. Sebagaimana raja yang berdaulat maka lelaki tua itu memutuskan untuk mengeluarkan titahnya, perlahan jari tangannya mulai memainkan tuts-tuts mesin tiknya [ctak..ctek… ctak…ctek…ctak..ta..tak….tikkk..tikk takkk tak..ctak….ctik…kreeeeeekkkk…ctek…ctak…tek… tekkk…takk…tikk..tek…takkk…ctakk…kreeekkkkkk].
Tiba tiba terdengar suara yang sangat mengejutkan lelaki tua itu, ia mendapati mesin tik tuanya bergetar tak karuan seakan-akan hilang kendali dan terus menerus seperti itu, ia bingung atas kelakuan mesin tik miliknya yang seolah hendak berbuat makar atas dirinya.
[Dialog]
“Hentikan !!!! sudah cukup, sudah muak aku meladeni kau dan kelakuan konyolmu tiap hari. Sudah cukup aku biarkan diriku mendengarkan celotehan konyolmu, bahkan jarimu saja sudah tak kuasa lagi mengikuti kemauan otakmu yang sudah seharusnya kau kubur puluhan tahun yang lalu. Aku lelah !!!!” jerit suara yang berasal dari mesin tik itu.
“Apa yang kau bicarakan sudah bosankah kau bersenda gurau denganku, bermain kata aksara demi aksara, melihat betapa anggunnya pita karbon yang selalu berputar mengusap lembut setiap helai demi helai kertas yang menjadi buah cinta kita bersama, mengapa kini kau berkata seperti itu kepadaku? ” tanya lelaki tua itu.
“Aku sudah muak denganmu, tidakkah kau sadar dengan dirimu sekarang? “, jawab mesin tik yang dibalas juga dengan tanyanya.
“Memangnya kenapa aku sekarang?”  tanya lelaki tua itu lagi.
“Hah… ternyata kau pun tak sadar, dulu kau memang seorang yang gagah dan berkuasa, setiap orang mendengarkanmu bahkan  akupun merasa senang bisa menemanimu, tapi sekarang… lihatlah dirimu, kau ini sekarang hanyalah seorang raja tua yang sudah kehilangan segalanya, ocehanmu sekarang tak lebih dari sekedar omong kosong belaka, kau tak lagi berguna!”  jawab mesin tik.
“ Apa katamu ? kau pikir hanya karena usiaku yang menua dan keriput sudah memenuhi sekujur badanku, aku tak lagi dapat memberikan arti dari keberadaanku, apakah arti dari keberadaanku ini hanyalah sia-sia belaka… jangan kau pikir aku akan berhenti memberikan makna hidupku ini kepada dunia!”, kata si lelaki tua dengan emosi yang teratahan.
“Dunia? kau katakan makna hidupmu pada dunia ha… ha….ha…ha…ha…” Tawa mesin tik itu.
“Apa yang kau tertawakan?” Tanya lelaki tua dengan perasaan yang terluka.
“Dunia mana yang kau maksud ? dunia mana yang mau menerimamu, menerima seorang lelaki tua yang tak ada artinya”  jawab mesin tik.
“Dunia yang mau menerima dan menghargai setiap hikmah dan nilai-nilai kehidupan mereka yang telah membangunnya, dunia yang menghargai setiap kisah dari seorang tua yang  ingin membagi apa yang ia rasakan dan apa yang ia alami, dunia yang memandang seorang bukan dari siapa orang itu, melainkan apa yang telah ia itu perbuat, dunia yang akan selalu belajar dari masa lalunya. Dunia itulah yang akan selalu mengakui keberadaan seorang lelaki tua sepertiku.” jawab lelaki tua itu dengan pancaran mata penuh dengan harapan dan keyakinan.
“Dunia itu telah lama mati terkubur bersama tulang-belulang orang-orang sepertimu!. Kau terlalu lama hidup dalam kerajaan sempitmu sehingga kau tak lagi menyadari apa yang telah berubah. Duniamu sudah berubah menjadi dunia yang penuh dengan penyakit-penyakit yang membuat setiap orang lupa akan makna dirinya dan darimana ia berasal. Duniamu sudah berubah dimana sekarang kepalsuanlah yang menjadi rajanya, kemunafikan yang menjadi singgasananya dan bahkan sang raja pun sudah mengeluarkan titahnya sehingga kebencian hinggap disetiap hati, tanpa menyisakan sedikitpun nurani dan rasa keadilan dari warisan duniamu, duniamu hanya utopis belaka hanya impian bagi kerajaan konyolmu!.” Balas mesin tik dengan ketus.
“ya.. duniaku sekarang memang hanya utopis bagi jiwa yang telah kehilangan akarnya sepertimu. Tapi di luar sana impianku akan tetap hidup bagi setiap orang yang tahu darimana ia berasal. Dan mimpiku kan menjadi jawaban dari setiap jiwa yang terus menggantungkan harapnnya pada matahari.”
“Ha…ha…ha… betapa naifnya dirimu, bahkan mataharipun ada kalanya tenggelam dan berhenti tuk menerangi dunia, dan orang tua sepertimu sudah saatnya hilang dan punah bersama kenaifanmu.” Jawab kembali mesin tik yang disertai tawanya.
“Berhenti? Bagiku hanya ada 2 titik dalam kehidupanku, yakni saat kelahiranku dan akhir kehidupanku dan selama waktuku belum tiba aku tidak akan pernah berhenti.” Kembali lelaki tua itu berkata.
“kau sudah tamat… KAU SUDAH TAMAT!!!!.”
“Tidak …. Tidak akan pernah!!!” bantah lelaki tua itu.
“Seribu kalipun kau mengatakan tidak keadaan akan tetap berubah. Lihatlah keluar jendela, lihatlah bagaimana mataharipun perlahan tenggelam dan hilang ditelan malam.” Kembali mesin tik itu berkata.
“hentikan !!!.” kemarahan lelaki tua itupun memuncak dan dengan kemarahan yang teramat sangat dilemparkannya mesin tik itu sehingga jatuh kelantai yang keras, mesin tik itu pun terkapar tiada daya dan mati menjemput ajalnya, meninggalkan segala kepicikan dan kebodohannya yang membunuhnya sendiri.
Lelaki tua itu bingung, tersentak ia dalam pikiran nanarnya, yang ia pikir selama ini bahwa sahabat setianya adalah mesin tik itu, disaat anak dan istrinya perlahan meninggalkannya, tapi sekarang ia mendapati sahabat setianya kinipun telah meninggalkannya, menghianatinya. Kini dalam kesedihan dan kemarahannya yang bercampur menjadi satu, ia bagaikan partikel kecil yang terhempas ke kanan dan ke kiri, ke atas dan ke bawah, ke depan dan ke belakang dalam dunia yang kini tak lagi menerima keberadaan dirinya. Ia merasa perlahan dirinya terhisap ke dalam pusaran lubang hitam dimana setiap materi tak lagi terukur dalam satuan massa-nya lagi, dan tak lagi menjadi milik konstelasi dunia.
Hening sesaat mewarnai suasana sore itu, bahkan lelaki tua itupun masih duduk termangu tanpa tahu apalagi yang harus ia lakukan. Kesedihan masih mewarnai langit senjanya. Perlahan ia bangkit dari lamunannya, berdiri dan menatap sesaat ke arah jendela kecil ruangan itu, memandangi langit senja di cakrawala. Yah matahari kini mulai meninggalkan dunianya dan melepaskan dirinya ke dalam pelukan malam dan membiarkan bulan menuntunya sebagaimana bulan
kan memberikan setitik harapan bagi jiwa lelah yang menantikan sinar matahari. Kini sudah saatnya bagi dirinya pikir lelaki tua itu, ia membalikkan tubuhnya dan melangkahkan langkah kakinya yang mulai gontai menuju sisi lantai dimana mesin tik-nya yang tak lain sudah menjadi seonggok besi tua yang tak lagi berguna. Perlahan ia mengangkat mesin tik itu, sangat pelan sekali, dengan lembut ia letakkan mesin tik itu dalam pelukannya, ingatan demi ingatan terlintas dalam benaknya, terbayang ia saat ia menggendong anaknya saat masih bayi dulu, dan seperti halnya anaknya ia tahu bahwa ia juga harus berpisah dengan mesin tik miliknya. Dalam keharuan dan air mata yang bergulir diatas pipi keriputnya ia letakkan kembali mesin tik itu keatas meja kayunya dan memandang untuk terakhir kalinya. Perlahan lelaki tua itu membalikkan tubuhnya dan berjalan keluar ruangan sempit itu dan pergi tanpa pernah kembali lagi, meninggalkan kerajaannya, meninggalkan semuanya.
Ruangan sempit itu tak lagi sama, sekarang ruangan itu hanyalah kerajaan tanpa raja yang duduk di singgasana kebesarannya, tanpa ada lagi titah yang dulu mewarnai hari-hari dalam ruangan itu. Sang raja kini sudah menemukan kerajaannya sendiri, di dalam kerajaan hatinya yang takkan pernah meninggalkannya bersama kebijaksanaannya dan dalam pelukan malam yang menjadi singgasananya serta angin malam yang kan selalu meniupkan dan membawa titahnya mengarungi angkasa, memasuki mimpi-mimpi malam setiap insan yang terlelap dalam mimpi hari esok mereka hingga mereka terbangun dan menjadi raja bagi diri mereka sendiri, raja bagi setiap harapan mereka sendiri. Tamat.
________________

Di Batas Senja (Contoh Puisi karya Siti Khumairah)

Separuh helaan nafas ku tertahan,
dekap tangan ku putus perlahan ,
menanti panggilan rakhmat Tuhan,
menuju surga keabadian.
Cinta ini tak akan sejalan,
ayat sendu filosofi perseteruan,
mengiris sukma qolbu ku terdalam.
Pedang bak menghunus tajam menghunjam,
menusuk palung hatiku terdalam.
Penyakit jiwa yang kadang terngiang,
penebus saksi awal perpisahan.
Mereka lukiskan senyuman itu,
tatkala tahu raga ini kian layu,
sayatkan cinta suci dengan belati,
hingga ku tergolek merintih hati.
Cinta kita yang tiada direstui,
dinodai berjuta ambisi ,
air mata yang kian bersaksi,
dalam tasbih dan tragedi.
Aku akan pergi dari sini,
tak disisi mu lagi,
aku akan pergi dari sini,
tiada goreskan perseteruan lagi.
Aku akan pergi menghadap Ilahi Robbi,
mengharap ridho Sang Maha Suci,
menanti surga yang abadi,
di akhir hidup ku yang penuh duri…
Karya:Siti Khumairah
SMAN I Kota Besi

Pengikut

OK Rek